Monday, March 11, 2024

Pengalaman Tes Kerja | Interview | Wawancara PT Value Stream Indonesia

Halo, teman-teman pencari kerja! Kali ini saya akan share pengalaman saya ketika melamar ke PT Value Stream Indonesia. Saya melamar ke perusahaan ini dari Jobstreet untuk posisi Marketing. Secara umum PT Value Stream Indonesia adalah perusahaan payment gateway yang sudah bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar. Perusahaan ini banyak berkontribusi di belakang layar sebagai IT consultant. Perusahaan ini berlokasi di Bandung dan profile company secara lengkap dapat dilihat pada link berikut.


Meski perusahaan ini bergerak dalam bidang IT, namun perusahaan ini terbuka untuk berbagai macam jurusan sesuai dengan posisi yang dilamar. Oleh karena posisi yang saya apply adalah marketing, maka tidak wajib bagi saya untuk memiliki background pendidikan IT.  

Proses recruitment perusahaan ini cukup umum. Pertama, kita diminta untuk memperkenalkan diri dan menceritakan gambaran besar diri, termasuk: pendidikan dan pengalaman kerja. Setelah itu; ada psikotest yang harus dilakukan: Tes IQ, Analog Verbal, Spasial, EPPS dan Pauli. Soal yang diberikan tidak sesusah dan sebanyak psikotest untuk masuk S1 ITB dan psikotest Paragon, jadi teman-teman tidak perlu khawatir karena waktu yang diberikan cukup. Bagi saya, waktu untuk mengerjakan Pauli yang kurang, karena kemampuan deret saya kurang. Setelah itu akan ada form yang harus diisi dan salah satunya "perusahaan mana saja yang kamu lamar". Kebetulan saat itu saya sedang mencari pekerjaan, sehingga saya menulis banyak perusahaan.

Sekilas tentang kondisi kerja di perusahaan ini berdasarkan tanya-jawab saya dengan recruiter:

  1. Perusahaan ini memiliki 2 gedung. Jika teman-teman mendapatkan kesempatan untuk wawancara, silahkan konfirmasi gedung mana lokasinya. Karena, pin point di googlemap kurang jelas sehingga perlu konfirmasi lebih jauh ke recruiter
  2. Kerja dari hari Senin - Jumat jam 08:00 - 17:00
  3. Cuti bersama memotong cuti tahunan
  4. Fasilitas yang ditawarkan sesuai dengan standar pemerintah
  5. Bekerja dengan menggunakan bahasa Indonesia
  6. Akan dipinjamkan laptop untuk kerja, namun diperbolehkan jika ingin menggunakan laptop pribadi
  7. Staff bisa konsultasi langsung dengan direktur, baik lewat WA dan tatap muka
  8. Bagian marketing akan sering koordinasi dengan bagian IT dan client
  9. Bagian marketing akan sering keluar kantor untuk bertemu client dan kemungkinan besar sering business trip ke Jakarta, karena sebagian besar kantor pusat bank berada di Jakarta
  10. Usia pekerja di sana rata-rata 30an

Teman-teman bisa bebas bertanya terkait detail pekerjaan yang teman-teman lamar agar bisa membandingkan perusahaan satu dengan yang lainnya.

Sekian sharing dari saya, kebetulan saya tidak lulus ke tahap selanjutnya, yaitu: wawancara dengan Direktur. Semoga teman-teman dimudahkan prosesnya untuk melamar ke perusahaan ini. Jangan berkecil hati jika sebuah perusahaan tidak melanjutkan proses recruitmentnya dengan teman-teman. Hal ini bukan berarti teman-teman tidak mamou, namun memang teman-teman saat ini bukan kandidat yang cocok untuk lowongan yang tersedia di sebuah perusahaan. Terus semangat apply pekerjaan, semoga teman-teman segera mendapatkan pekerjaan yang terbaik.

Monday, February 12, 2024

Pengalaman Tes Kerja | Interview | Wawancara PT Gravel

Halo, teman-teman pencari kerja! Kali ini saya akan share pengalaman saya ketika melamar ke PT Gravel. Saya melamar ke perusahaan ini dari Jobstreet. Pada saat saya melamar, terdapat 2 lowongan: Business Development dan Senior Business Development


Sekilas tentang perusahaan ini, perusahaan ini bergerak dalam bidang konstruksi. Service yang ditawarkan ada 4, yaitu: Harian, Borongan, Maintenance, dan Material. Bagi saya, Gravel merupakan salah satu solusi yang dapat dipilih untuk renovasi skala rumahan atau cafe. Selain itu, Gravel sangat membantu untuk orang yang tidak mau repot untuk cari tukang dan material.  Kebetulan, saya sendiri sempat renovasi rumah dan sulit bagi saya untuk mencari tukang yang dipercaya dan material yang bagus. Di Gravel, tukang yang dipilih adalah yang sudah mereka seleksi. Jadi seharusnya lebih aman. Selain itu, kita bisa minta pertanggungjawaban ke pihak Gravel.

Kembali ke lowongan pekerjaan, ketika itu saya dihubungi via telepon. Di sana saya juga bertanya terkait beberapa hal. Berdasarkan pembicaraan tersebut, Business Development yang diharapkan pada Gravel adalah sales dan bukan marketing atau promotion atau market research. Ekspektasi dari posisi Business Development adalah target penjualan yang tercapai. Pegawai diberi target jualan dan jika dalam waktu 3 bulan pegawai tersebut belum bisa mencapai target, maka akan diberi tambahan 1 bulan dan surat pemberi tahuan (semacam SP). Jika hingga bulan ke 4 target belum tercapai, maka pegawai tersebut akan di-cut. Tipe pekerjaan adalah kontrak.

Perbedaan Business Development dan Senior Business Development terletak di tipe customer yang harus dikejar. Untuk Business Development, target penjualan adalah ke skala yang lebih kecil. Untuk Senior Business Development, lebih ke perusahaan besar.

Saya rasa, Senior Business Development di Gravel lebih cocok jika sudah pernah bekerja di tempat lain sebagai sales dan memiliki koneksi ke perusahaan seperti JLL atau Colliers, karena JLL dan Colliers memiliki data market trend. Selain itu, kelihatannya akan lebih baik jika sebelumnya sudah bekerja di perusahaan Indonesia. Kebetulan saat ini saya bekerja di perusahaan Jepang dan berdasarkan pengalaman saya, perusahaan Jepang akan menunjuk perusahaan Jepang lainnya. Untuk perusahaan Korea dan Cina, saya tidak bisa memberi opini karena saya belum pernah bekerja di perusahaan tersebut.

Kemudian, jam kerja dari jam 08:00 - 17:00 dan full WFO. Fasilitas yang ditawarkan adalah standar peraturan pemerintah: BPJS, cuti 1 hari tiap bulan, dan THR.

Sekian sharing dari saya, kebetulan saat diskusi lewat telepon kelihatannya saya bukanlah orang yang tepat untuk posisi tersebut. Sehingga, proses tidak dilanjutkan ke tahap berikutnya. Semoga sharing kali ini juga bisa menjadi tambahan referensi bagi teman-teman pencari kerja. Mari kita sama-sama mencari pekerjaan yang paling sesuai dengan kebutuhan kita.

Sunday, September 03, 2023

Pengalaman Tes Kerja | Interview | Wawancara PT Premier Qualitas Indonesia

Halo teman-teman pencari kerja! Kali ini saya akan share mengenai pengalaman saya ketika melamar ke PT Premier Qualitas Indonesia. Dari berbagai site pencarian kerja yang saya daftar, nampaknya Premier hanya mem-posting lowongan pekerjaan di Linkedin. Saya belum menemukan tab "lowongan pekerjaan" pada website Premier. Namun jika teman-teman menemukan, silahkan tinggalkan comment di bawah agar teman-teman pencari kerja yang lain bisa mendapatkan info ter-update.

Source: https://premierindonesia.com/

Sekilas tentang Premier, Premier adalah salah satu developer landed house di Indonesia. Premier menawarkan landed house di daerah Jakarta dan sekitarnya. Dengan desain layout rumah yang compact dan pencahayaan yang baik, produk yang ditawarkan Premier patut dijadikan pertimbangan. Terlebih sebagian besar orang Indonesia lebih memilih landed house daripada apartment. Saat ini (September 2023), Premier memiliki 3 kompleks landed house yang sedang dijual, yaitu: Premier Lake Residence - Cikarang; Premier Promenade - Sawangan, Depok; dan Premier Estate 3 - Kranggan, Cibubur. Untuk info lebih lengkap, teman-teman bisa click link berikut.


Undangan Wawancara Offline

Oleh karena undangan wawancara dikirimkan melalui email, jangan lupa untuk rajin cek email. Pada case saya, pihak Premier tidak mengirimkan pesan di Linkedin. Pada email tersebut, teman-teman akan diminta untuk mengisi form data diri dan data keluarga. Bagi saya pribadi, saya tidak mengisi form sepenuhnya karena ada beberapa bagian yang confidential seperti data keluarga. Sebagai pengingat: nama ibu kandung, KTP, dan tanggal lahir merupakan data yang digunakan bank saat memferivikasi data. Saran saya, silahkan pilah data yang teman-teman share ke pihak lain. Jika sudah official diterima untuk bergabung, maka foto kopi KTP bisa diserahkan ke bagian HR (Human Resource). KTP diperlukan oleh bagian HR untuk pendaftaran BPJS dan pembuatan kontrak kerja. 

Selain itu, form yang disediakan memiliki space yang terbatas. Berhubung saya bukan fresh graduate, saya melampirkan CV tanpa mengisi pengalaman kerja di form. Jangan lupa print CV teman-teman untuk jaga-jaga. Pada case saya, pihak Premier sudah menge-print CV saya.


Wawancara Offline

Wawancara offline dilakukan di kantor Premier yang terletak di South Quarter, Jakarta.

Sebelum wawancara teman-teman akan diminta untuk mengerjakan soal matematika statistik. Soal matermatika ini lebih ke logika pemahaman. Namun karena saya sudah lama tidak menghitung statistik, cukup lama bagi saya untuk mengerjakan soal tersebut. Menghitung dilakukan secara manual dengan kalkulator HP. Selama saya bekerja, saya tidak pernah menghitung manual dengan kalkulator. Peritungan manual dilakukan dengan excel. Jawaban dikumpulkan saat waktu pengerjaan sudah habis. Saya rasa saya gagal pada tes perhitungan tersebut. Haha 😂

Wawancara offline dilakukan setelah jawaban dikumpul. Oleh karena saya bukan fresh graduate, pertanyaan yang diajukan pada saya berbeda dari saat saya fresh graduate. Pada wawancara kali ini saya lebih menceritakan pekerjaan saya. Apa saja yang saya kerjakan selama di kantor, prestasi saya di kantor, dan alasan kenapa saya mendaftar ke Premier.

Untuk fresh graduate, berikut flow umum saat wawancara:

  1. Ceritakan tentang diri anda --> untuk menjawab pertanyaan ini, jangan lupa untuk menggabungkan background pendidikan teman-teman dengan main business Premier. Jika teman-teman pernah magang, jangan lupa highlight hal apa saja yang teman-teman bisa ambil dari pengalaman magang dan dapat diaplikasikan ke role yang ditawarkan.
  2. Plan 5 tahun ke depan --> contoh jawaban pertanyaan ini dapat teman-teman lihat pada link berikut
  3. Bagaimana sikap teman-teman saat menghadapi masalah --> teman-teman dapat menjawab kurang lebih dengan: "sebelum melakukan action, saya mengidentifikasi sumber permasaahan tersebut dan melihat masalah tersebut dari berbagai sisi. Jika masalah tersebut sulit saya pecahkan, saya akan berdiskusi dan berkonsultasi dengan <silahkan isi orang yang teman-teman ajak diskusi atau konsutasi>. Hasil diskusi tersebut akan saya aplikasikan dalam memecahkan masalah yang saya hadapi. Jika ternyata masalah tersebut belum dapat diselesaikan, maka saya akan kembali berdiskusi untuk langkah selanjutnya hingga akhirnya masalah tersebut terselesaikan atau hingga efek yang negatifnya dapat dikurangi". Jangan lupa memberikan contoh saat teman-teman menghadapi masalah.
  4. Bagaimana sikap teman-teman saat menghadapi pertikaian --> pada case ini, saya biasanya menjawab: "saya tidak pernah bertengkar dengan orang lain. Alhamdulillahnya orang-orang di sekitar saya baik, sehingga saya tidak pernah bertengkar"
  5. Ekspektasi gaji --> pertanyaan ini tricky dan saya surfing jawaban di internet, tiap orang memberikan jawaban yang berbeda-beda. Banyak pekerjaan yang range gajinya tidak disebutkan dan di glassdoor juga tidak ada. Ketika saya fresh graduate, saya menjawab: "saya ikut standar di sini saja" tapi kalau teman-teman tahu range gaji dan pernah magang di industri yang sama, seharusnya teman-teman bisa menjawab, "karena saya sudah memiliki pengalaman pada industri yang sama dan mengacu pada range gaji market, maka saya akan senang jika Bapak/Ibu dapat mengkompensasi jasa saya dengan XXXXX rupiah. Bagi saya kompensasi yang sesuai dengan jasa merupakan salah satu faktor seseorang akan mengabdi dalam jaknga waktu yang panjang pada sebuah perusahaan. Saya ingin saya berkontribusi di sini selama dibutuhkan"
  6. Sampai kapan anda mau bekerja di sini --> pertanyaan ini baru sekali saya dengar. Tapi jawaban saya: "selama perusahaan puas dengan jasa yang saya berikan"


Jika teman-teman lolos tes wawancara dan tes menghitung, maka tahap selanjutnya adalah psikotes. Oleh sebab saya tidak lulus tes menghitung, perjalanan saya hanya sampai sini. Semoga teman-teman mendapatkan manfaat dari sharing ini.

Tidak bosan saya selalu menyampaikan: jika teman-teman gagal, itu bukan berarti kualitas teman-teman tidak bagus. Tapi berdasarkan wawancara atau tes lainnya, pewawancara memperkiraan bahwa tema-teman keungkinan akan merasa kurang cocok jika bergabung. Jangan menyerah, teman-teman pasti akan dapat pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan teman-teman.

Thursday, January 05, 2023

Tips Interview Kerja | Wawancara Kerja

Halo, teman-teman pencari kerja! Pada kesempatan kali ini saya akan share faktor apa aja yang dapat mempengaruhi wawancara kerja/ interview kerja. Perlu diketahui bahwa postingan ini dibuat berdasarkan pengalaman saya pribadi dan saya bukan HR (Human Resource). Postingan ini khusus diperuntukkan untuk teman-teman fresh graduate. Harapan saya, postingan ini bisa membantu teman-teman sekalian dalam mencari kerja. Jadi bisa dibilang postingan ini tips dari pengalaman saya pribadi.

Oke! Tanpa panjang lebar, saya share faktor-faktor yang dapat mempengaruhi saat wawancara kerja.

  • Pengalaman Kerja

Yap, betul. Memang kedengarannya agak aneh. "Loh, kan saya fresh graduate. Saya belum pernah kerja. Gimana caranya saya dapat pengalaman kerja?". Betul, teman-teman. Hal ini juga pernah jadi pertanyaan saya. Pengalaman kerja di sini adalah pengalaman magang.

Sebelum saya akhirnya diterima di perusahaan tempat saya bekerja sekarang, saya sempat magang selama beberapa bulan di beberapa tempat. Ketika itu saya sempat magang sebagai guru les, sales, dan translator. Meski hanya beberapa bulan, pengalaman magang ini yang membuat saya lulus wawancara tahap 1 di sebuah bank dan lulus wawancara akhir di perusahaan tempat saya sekarang bekerja.

Perlu diketahui bahwa tiap perusahaan berbeda. Dengan demikian, faktor ini bisa saja tidak terlalu dipertimbangkan di perusahaan yang teman-teman lamar. 

  • Rencana 5 Tahun ke Depan 

Saat menjelaskan rencana 5 tahun ke depan, saya menjelaskan rencana yang berhubungan dengan pekerjaan di kantor. Saat menjawab pertanyaan ini, jangan menyebutkan: "Saya ingin wiraswasta setelah ... lama bekerja di sini" atau "Saya ingin pindah ke tempat lain setelah ... lama bekerja di sini". Saran saya:

  1. Tahun 1: Saya akan belajar dari senior dan orang sekitar sambil beradaptasi dengan cara kerja perusahaan. Di tahun ini, saya akan mengerjakan pekerjaan sesuai dengan arahan atasan/senior dan saya akan mengasah kemampuan koordinasi saya. Dengan demikian, saya dapat meringankan beban kerja tim saya
  2. Tahun 2: Setelah saya mulai memahami cara kerja perusahaan dan sudah mulai bisa mengerjakan pekerjaan yang sederhana, di tahun kedua saya akan mencoba mengusulkan solusi dari sebuah pekerjaan. Dengan demikian, manfaat yang akan saya berikan pada tim akan lebih besar
  3. Tahun 3: Dengan ilmu yang saya dapat selama 2 tahun saya bekerja, saya akan berusaha untuk memberikan solusi bagi tim lain. Dengan ini, selain saya dapat meringankan beban tim sendiri, saya juga bisa meringankan beban tim lain dan belajar tugas apa saja yang perlu dikerjakan tim lain. Oleh karena saya mulai membantu tim lain, pengetahuan saya terkait perusahaan akan bertambah dan saat saya mengusulkan sebuah solusi, saya dapat mengusulkan solusi dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang.
  4. Tahun 4: Saya ingin mengerjakan pekerjaan di mana saya adalah PIC utama sehingga dapat mengasah kemampuan leadership dan problem solving saya. Tentunya, saya akan mengusulkan solusi dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang serta berdisuksi dengan atasana saya. Dengan demikian, solusi yang saya usulkan adalah solusi untuk kepentingan berbagai divisi.
  5. Tahun 5: Saya ingin meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill saya. Contohnya: [sebutkan nama skill yang ingin di-improve]. Dengan meningkatkan skill tersebut, saya dapat meningkatkan skill leadership dan problem solving saya dan dapat saya aplikasikan pada pekerjaan berikutnya. Selain itu, saya juga ingin mengasah kemampuan negosiasi saya. Saya percaya, semua orang yang bekerja di sebuah perusahaan perlu memiliki kemampuan negosiasi. Hal ini dapat saya aplikasikan di: [sebutkan contoh pekerjaan apa saja yang membutuhkan negotioation skill; misal: agreement negotiation, dll.]

Setiap perusahaan kemungkinan besar akan berbeda. Pada case saya, saya sudah mengerjakan rencana tahun 1 - 5 mulai dari tahun pertama. Perbedaannya ada pada tanggung jawab yang harus saya pikul. Tidak hanya itu, plan di atas adalah sebagian kecil dari kondisi asli yang saya kerjakan dan mungkin nantinya akan teman-teman kerjakan. Teman-teman juga perlu pahami bahwa terdapat perbedaan tuntutan pekerjaan antara divisi inti dan divisi non-inti sebuah perusahaan.

Jawaban yang saya tulis di atas adalah jawaban yang sudah saya adjust dengan mempertimbangkan pengalaman fresh graduate. Di mana fresh graduate sama sekali belum pernah bekerja full-time di sebuah perusahaan, sehingga beban pekerjaan pun berbeda.

  • Sikap dan Pakaian Saat Wawancara

Untuk poin satu ini, tentunya akan berbeda untuk tiap perusahaan dan tiap divisi dari tiap perusahaan juga akan berbeda. Ada perusahaan yang menginginkan pekerja yang ceria dan ada perusahaan yang menginginkan pekerja yang formal. Ini juga tergantung calon atasan. Ada atasan yang senang ketika pekerja bercanda saat wawancara, ada yang senang suasana semi-formal, ada atasan yang ingin timnya berpakaian rapih, dll. Pada case saya, saya diterima karena saya terlihat ramah. 

Oleh sebab itu sebagai saran umum, teman-teman bisa bersikap dan berpakaian sopan. Jika teman-teman melamar ke perusahaan asing, teman-teman bisa search di YouTube tata cara wawancara di negara tersebut.

Satu hal yang paling penting: jangan pernah menjelekkan peserta lain.

Demikian beberapa faktor yang dapat mempengaruhi interview kerja. Harapan saya, dengan sharing pengalama ini saya bisa membantu teman-teman pencari kerja. Saya paham betapa susahnya tahap mencari kerja saat fresh graduate, karena perusahaan sebagian besar ingin mendapat pekerja yang sudah "jadi". Sehingga tidak diperlukan waktu lama untuk pekerja tersebut untuk dapat berkontribusi maksimal.

Saya akan share jika ada hal lain yang dapat saya share untuk membantu teman-teman pencari kerja. Terus semangat dan pantang menyerah, teman-teman! Semoga wawancaranya lancar dan mendapat hasil memuaskan.

Thursday, June 18, 2020

Pengalaman Tes Kerja | Interview | Wawancara PT Pou Chen Indonesia

Halo teman-teman pencari kerja! Pada kesempatan kali ini saya akan share pengalaman interview/tes kerja ke PT Pou Chen Indonesia. Info lowongan kerja ini saya daptkan ketika job fair di salah satu kampus. Saat mendaftar, teman-teman akan diminta menuliskan data diri dan kemampuan bahasa asing yang dikuasai. Ketika saya mendaftar, kemampuan bahasa yang dibutuhkan adalah Jepang dan Mandarin. Karena petinggi Pou Chen adalah orang Jepang dan China. mereka mampu berbahasa Inggris, namun bagi saya cukup susah untuk memahami apa yang mereka katakan. Karena, accent saat berbicara masih kental sehingga saya harus sangat berkonsentrasi untuk mendengarkan. Saat mendaftar, kemampuan bahasa Jepang saya masih N5. Namun demikian, Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk wawancara online via Skype. Bila anda tidak bisa Skype, maka video call dapat digantikan dengan WA video call.

Wawancara Online

Tanggal wawancara pun telah tiba dan saya diwawancara oleh pihak Pou Chen. Ketika itu, saya diwawancara dengan menggunakan bahasa Jepang. Saya sangat gugup, karena kemampuan bahasa Jepang saya yang masih sangat rendah. Sebelum wawancara, saya menyiapkan diri dengan menonton video YouTube bagaimana wawancara dengan orang Jepang dan sebagiannya. Perlu diketahui bahwa, wawancara dengan PT Pou Chen adalah wawancara pertama saya.

Saya mengawali wawancara dengan perkenalan dan kemudian, pewawancara mulai bertanya dalam bahasa Jepang. Pertanyaan yang diajukan kelihatannya hanya bertujuan untuk mengetes tingkat kemampuan bahasa jepang saya. karena, saya yakin orang Jepang yang mewawancara saya menganggap bahasa Jepang saya kacau 😅

Namun demikian, enah apa yang terjadi saya lolos wawancara online dan tahapan berikutnya adalah wawancara langsung ke pabrik PT Pou Chen Indonesia di Serang - Banten

Wawancara Langsung

Bagi saya yang bukan orang Banten, cukup sulit untuk menemukan lokasinya, karena googlemap mengarahkan saya melalui pasar dan jalan kecil. Sedangkan, pintu masuk PT Pou Chen dari pasar dan jalan tersebut ditutup. Sehingga saya harus putar balik. Saran saya untuk orang yang membawa mobil, sebelum masuk ke pasar seperti saya, silahkan bertanya pada orang sekitar dulu karena ternyata, pintu masuk ke PT Pou Chen besar. Berikut tampak depan gerbang PT Pou Chen yang saya dapat dari official facebook.


Ketika saya sampai, saya harus menukar identitas diri dengan kartu tamu. Untuk sampai ke tempat wawancara, saya perlu jalan jauh sampai ke dalam (jangan lupa bertanya pada pegawai yang ada di sana, karena tempatnya jauh dan untuk orang yang pertama kali datang, pasti akan ragu apakah jalan yang diambil benar atau tidak). Kebetulan waktu itu saya menggunakan blazer, pantopel, dan rok span; saya sedikit merasa ribet. Mungkin calon pekerja laki-laki tidak perlu merasakan hal ini, karena laki-laki menggunakan celana panjang dan sepatu yang digunakan juga tidak ber-hak. Sesampainya di tempat wawancara, badan saya penuh keringat. Karena, tempat saya tinggal lebih sejuk bila dibandingkan dengan Serang - Banten

Saya bertemu dengan 3 orang lainnya dan ketika itu, pewawancara sedang rapat, sehingga saya harus menunggu cukup lama untuk wawancara. Setelah pewawancara datang, sesi pertama wawancara para peserta diminta untuk mengerjakan test tertulis. namun demikian, karena saya wawancara ini dilakukan pada tahun 2015 atau 2016, saya benar-benar lupa tes mengenai apa. Namun seingat saya, tesnya tidak susah. Setelah itu, saya harus menunggu kembali sampai siang untuk tes wawancara berikutnya. Khusus untuk teman-teman Muslim, saya sarankan untuk membawa alat shalat termasuk sajadah. Karena di sini tidak ada mushala. Ketika itu, kebetulan untuk perempuan diperbolehkan menggunakan ruangan meeting untuk shalat. Kalu saya tidak salah ingan, calon pekerja pria shalat di kantin. Selain itu, jangan lupa untuk men-jamak shalat, karena teman-teman akan menunggu lama sekali. Saya baru selesai wawancara ketika hampir shalat maghrib.

Sebagai info tambahan, teman-teman pencari kerja akan diberi makan siang. Jangan lupa membuang sisa makanan dan menaruh alat makan kotor pada tempat yang disediakan.

Setelah penantian panjang, akhirnya waancara berikutnya dimulai. gedung berikut adalah tempat saya diwawancara. gambar ini saya dapat dari official facebook PT Pou Chen. Pada saat masuk ke dalam, teman-teman diminta untuk menyimpan HP, karena di sini terdapat propotype model baru. Selain itu, QC juga dilakukan di tempat ini.


Wawancara dilakukan dalam bahasa Inggris. kali ini yang mewawancarai adalah petinggi dari China, dengan demikian pada tahap ini tema-teman yang mampu berbahasa Mandarin akan memiliki poin plus. Berdasarkan pertanyaan yang diajukan, kelihatannya wawancara ini hanya bertujuan untuk mengetes kemapuan bahasa Inggris. dalam wawancara ini, pewawancara juga akan bertanya mengenai nilai gaji yang saya harapkan. Setelah itu, saya kembali menunggu dan sesi berikutnya adalah tanya-jawab santai dengan salah satu pekerja lokal PT Pou Chen Indonesia.

Sesi tanya jawab ini dibuka sebagai wadah calon pegawai untuk mengetahui Pou Chen lebih detail. Pada sesi ini, setiap calon pekerja juga langsung diarahkan pada merk yang sesuai dengan kemampuan bahasa masing-masing. Karena kebetulan ketika itu bahasa Inggris saya lebih baik dari bahasa Jepang, maka saya diarahkan untuk berhubungan dengan client Adidas dan Puma. Berikut beberapa hal yang masih saya ingat mengenai fasilitas yang diberikan oleh PT Pou Chen Indonesia:
  1. Hari kerja Senin sampai Sabtu. Seingat saya, Sabtu masuk setengah hari
  2. Didaftarkan BPJS
  3. Bisa mendaftar mess. Kalau saya tidak salah ingat, sekamar terdiri dari 4 - 6 orang. Bila tidak mendaftar mess, maka akan mendapat uang transport
  4. Mendapat makan siang. Untuk sarapan dan makan malam, kalau tidak salah juga disediakan, namun saya tidak ingat pasti. Yang pasti, sahur disediakan
Setelah wawancara selesai, saatnya para peserta menunggu hasil keputusan. Seingat saya, kami menunggu sekitar 3 hari. Hasil pengumuman akan diberitahukan langsung lewat telepon, baik lulus atau tidak

Hasil Wawancara

Berdasarkan hasil wawancara, saya dinyatakan lulus dan ditawari untuk bekerja di PT Pou Chen Indonesia. Namun demikian, saya menolak dengan alasan:
  1. Waktu wawancara yang tidak efisien, karena saya harus menunggu lama hanya untuk 3 kegiatan yang relatif sebentar. Terlepas dari apa pun keperluan pewawancara
  2. Gaji tidak sesuai bila dibandingkan dengan pengorbanan saya. Pengorbanan di sini adalah hari kerja sampai Sabtu, membayar kos, dan biaya kehidupan sehari-hari. Oleh sebab lokasi PT Pou Chen terletak di samping pasar, maka kemungkinan besar kost yang ada di sana kumuh. Terlepas dari makanan yang disediakan oleh kantor, sangat susah untuk mencari makan. Tempat makan terdekat adalah nasi padang yang letaknya jauh dan diperlukan kendaraan untuk mencapai nasi padang tersebut. Namun demikian, bila anda orang Serang - Banten asli, bekerja di sini mungkin dapat menjadi salah satu opsi
  3. Gaji tidak sesuai bila dibandingan dengan latar pendidikan saya. Saya memiliki 2 gelar dari kampus swasta dan 1 gelar dari kampus negri). Saya mampu berbahasa Inggris (TOEFL: 578) dan Jepang (ketika itu saya N5). Selain itu, saya mampu menggunakan berbagai jenis program komputer.
  4. Berdasarkan penjelasan yang saya dapatkan, asuransi yang didapat hanya BPJS. Bagi saya, BPJS tidak cukup karena antrian BPJS sangat panjang dan saya tidak suka mengantri panjang. Terlebih lagi, saya lumayan sering ke rumah sakit
  5. Tidak ada Mushala. Bagi saya, keberadaan Mushala dalam sebuah kantor sangat penting
  6. Cuaca yang sangat panas. Perlu diketahui bahwa saya tidak tahan panas
  7. Lokasi kerja jauh dari pusat kota

Perlu digaris bawahi, bahwa hal di atas adalah pertimbangan saya pribadi. Saya yakin, beberapa dari teman-teman pencari kerja memiliki pertimbangan lain dan dapat cocok bila bekerja di sini. Setiap orang memiliki kondisi masing-masing, setiap orang memiliki pertimbangan masing-masing, dan setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing. Tiap pilihan pasti akan ada plus dan minus. Kita harus memilih yang terbaik dari semua pilihan yang ada. Ikuti kata hati teman-teman dan selalu diskusi dengan keluarga. Siapa tahu, PT Pou Chen adalah jalan rezeki teman-teman. Dengan bekerja di sini, teman-teman mungkin akan mendapat link counterpart. Seperti yang kita ketahui, di zaman modern seperti ini link adalah hal yang penting. Selain itu, pengalaman kerja di perusahaan asing juga mungkin merupakan nilai tambah untuk pekerjaan teman-teman yang berikutnya. Karena perusahaan berikutnya akan menilai bahwa teman-teman mampu berdiskusi dalam bahasa Inggris.

Demikian sharing kali ini. Semoga bermanfaat. Selalu semangat dan saya do'akan semoga teman - teman pencari kerja segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan jangan pantang menyerah! Selalu yakin bahwa Tuhan memiliki rencana untuk finansial teman-teman.